OCHA menyatakan para mitranya yang menangani ketahanan pangan melaporkan bahwa pada pekan pertama April, mereka telah mendistribusikan dua paket makanan, biskuit berenergi tinggi, dan satu kantong tepung per keluarga kepada hampir 250.000 orang. Distribusi tersebut mencakup sekitar 75 persen dari kebutuhan kalori minimum mereka, meningkat dari 50 persen pada bulan-bulan sebelumnya. Bantuan tersebut juga dilengkapi dengan dukungan uang tunai, yang memungkinkan para keluarga untuk membeli kebutuhan pangan tambahan.
"Para mitra di sektor pendidikan terus membantu anak-anak belajar melalui fasilitas sementara," sebut OCHA. "Pekan lalu, mereka mendirikan lima ruang belajar baru di wilayah kegubernuran Khan Younis dan Gaza Utara, serta memperbaiki 17 ruang kelas lainnya. Secara keseluruhan, lebih dari 580 ruang belajar sementara kini telah beroperasi di seluruh Gaza, melayani hampir 360.000 anak. Bulan lalu, sebagian besar anak-anak tersebut menerima sekitar 1,2 juta makanan ringan bergizi tambahan."
Kantor tersebut mengatakan di Tepi Barat, pasukan Israel memperpanjang perintah militer selama dua bulan, sehingga memperlama masa pengungsian warga Palestina dari tiga kamp pengungsi di wilayah Jenin dan Tulkarm. Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina di Kawasan Timur Tengah (UNRWA) memperkirakan hal ini berdampak pada lebih dari 33.000 orang yang telah mengungsi sejak Januari 2025.