Beranda Internasional PBB: Situasi Kemanusiaan Kian Memburuk di Lebanon Selatan

PBB: Situasi Kemanusiaan Kian Memburuk di Lebanon Selatan

Foto yang diabadikan pada 2 Juni 2026 ini memperlihatkan para petugas penyelamat bekerja di antara reruntuhan bangunan hunian pascaserangan udara Israel di Tyre, Lebanon selatan. (Carapandang/Xinhua/Ali Hashisho)

0
Xinhua

CARAPANDANG.COM, PBB -- Situasi kemanusiaan di Kota Tyre dan wilayah sekitarnya di Lebanon selatan semakin memburuk, di tengah perintah pengungsian yang berulang kali dikeluarkan serta serangan yang terus dilancarkan oleh pasukan Israel, demikian disampaikan badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (9/6).

   Banyak warga sipil, termasuk penduduk Tyre, warga yang tinggal di kamp-kamp pengungsi Palestina, dan para pengungsi dari wilayah lain di Lebanon selatan, masih berada di daerah tersebut, kata Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (Office for the Coordination of Humanitarian Affairs/OCHA).

   Perintah pengungsian yang dikeluarkan oleh Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) pada Selasa untuk seluruh Kota Tyre di Kegubernuran Selatan, termasuk seluruh kawasan permukiman dan kamp-kamp pengungsi Palestina, akan berdampak pada hampir 44.000 orang, dengan banyak di antaranya sudah mengungsi, kata OCHA.

   Meskipun adanya perintah dan berbagai risiko yang menyertainya, laporan awal dari otoritas setempat dan para mitra menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga akan tetap tinggal di Tyre, dengan banyak di antaranya memilih untuk bertahan karena pilihan yang terbatas. Beberapa di antaranya dilaporkan telah mencari tempat perlindungan yang lebih jauh ke arah utara, di Kota Saida dan Distrik Chouf di Kegubernuran Gunung Lebanon, tutur kantor tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here