"Mitra-mitra kemanusiaan membantu keluarga-keluarga yang baru mengungsi atau kehilangan harta benda mereka," ujar OCHA. "Pekan lalu, mitra-mitra merespons peringatan darurat yang berdampak terhadap 135 rumah tangga. Setelah melakukan evaluasi cepat terhadap kebutuhan masing-masing, para mitra menyediakan tenda, selimut, perlengkapan kebersihan dan perawatan diri, jeriken, serta terpal kepada para pengungsi melalui Mekanisme Distribusi Gabungan Cepat."
Sebagian besar keluarga yang baru-baru ini terdampak merupakan korban serangan tersebut. Puluhan keluarga lainnya mengungsi dari area-area di sepanjang Garis Kuning menyusul masuknya pasukan Israel dan pemasangan blok beton kuning. Sebagian kecil warga menerima bantuan setelah ada kebakaran rumah atau banjir, papar OCHA.
Kantor PBB itu memaparkan bahwa mayoritas dari 2,1 juta jiwa warga di Gaza masih mengungsi. OCHA juga memperingatkan bahwa penyediaan tempat penampungan yang dapat bertahan lebih lama memerlukan izin untuk memasukkan bahan bangunan dan peralatan ke Jalur Gaza guna menyingkirkan puing-puing dan bahan peledak.