Perubahan tersebut juga tercermin dalam hubungan perdagangan Indonesia dan Tiongkok. Pada 2025, nilai impor Indonesia dari Tiongkok untuk kategori mainan, permainan dan perlengkapan olahraga mencapai sekitar 670 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp 17.799), berdasarkan data UN Comtrade yang dikutip Trading Economics. Besarnya nilai tersebut menunjukkan kuatnya hubungan antara industri mainan Tiongkok dan pasar Indonesia.
Seiring pilihan produk yang semakin luas, mainan "Made in China" di Indonesia kini tidak hanya menawarkan harga terjangkau, tetapi juga beragam desain, fungsi, dan teknologi. Dari boneka plastik dan mobil-mobilan hingga mainan interaktif berbasis AI, perkembangan tersebut mencerminkan perubahan industri mainan Tiongkok yang semakin beragam dan inovatif.
sumber: Xinhua News