Selain estetik, equisetum hyemale terkenal akan kegunaannya dalam pengobatan tradisional karena kandungan silikanya yang tinggi. Tanaman ini suka kelembapan tinggi, jadi cocok ditaruh di kamar mandi atau dekat akuarium. Meski terlihat sederhana, pakis ekor kuda bisa tumbuh hingga 1,5 meter, memberi kesan dramatis pada sudut ruangan.
2. ZZ plant
Zamioculcas zamiifolia alias ZZ plant adalah tanaman purba asal Afrika yang baru populer sebagai hiasan indoor di abad ke-21. Fosilnya menunjukkan bahwa spesies ini sudah hidup sejak zaman prasejarah. Daunnya yang tebal dan mengilap memberi kesan mewah, sementara akarnya mampu menyimpan air untuk bertahan di kondisi ekstrem.
Tanaman ini jadi favorit kaum urban karena tahan banting dan gak mudah mati meski jarang disiram atau ditaruh di ruangan gelap. Zamioculcas juga punya kemampuan membersihkan udara dari polutan seperti xylene dan toluene. Buat yang pengen nuansa hijau tanpa repot, ZZ plant adalah pilihan tepat.
3. Sikas
Sering disebut pohon dinosaurus, cycas revoluta adalah salah satu tumbuhan berbiji tertua di dunia. Fosilnya ditemukan di lapisan batuan berusia 280 juta tahun! Penampilannya mirip palem mini dengan daun menyirip yang kaku dan batang gemuk. Tanaman ini tumbuh lambat, tapi bisa hidup puluhan tahun, bahkan jadi warisan turun-temurun.