Beranda Kesehatan Lansia yang Rutin Memasak Punya Risiko Demensia 30 Persen Lebih Rendah

Lansia yang Rutin Memasak Punya Risiko Demensia 30 Persen Lebih Rendah

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Epidemiology & Community Health menemukan bahwa aktivitas memasak setidaknya sekali dalam sepekan berkaitan dengan risiko demensia yang lebih rendah pada orang lanjut usia.

0
istimewa

CARAPANDANG.COM- Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Epidemiology & Community Health menemukan bahwa aktivitas memasak setidaknya sekali dalam sepekan berkaitan dengan risiko demensia yang lebih rendah pada orang lanjut usia.

Melansir dari laman Eating Well pada Jumat, penelitian tersebut menggunakan data lebih dari 10.000 warga Jepang berusia 65 tahun ke atas yang diikuti selama sekitar enam tahun dalam proyek Japan Gerontological Evaluation Study (JAGES).

Para periset meneliti hubungan antara frekuensi memasak, kemampuan memasak, dan kejadian demensia pada peserta. Frekuensi memasak diukur berdasarkan seberapa sering peserta menyiapkan makanan sendiri, tidak termasuk makanan siap saji.

Selain itu, peneliti juga menilai keterampilan memasak melalui sejumlah kemampuan dasar, seperti mengupas buah, merebus sayuran, dan memanggang ikan.

Selama masa pemantauan, peneliti menemukan bahwa peserta yang memasak setidaknya sekali dalam seminggu memiliki risiko mengalami demensia sekitar 30 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang memasak kurang dari sekali dalam seminggu.

Hubungan tersebut tetap terlihat setelah peneliti memperhitungkan berbagai faktor lain, seperti usia, tingkat pendidikan, pendapatan, dan kondisi kesehatan awal peserta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here