CARAPANDANG - Mimpi buruk Wolverhampton Wanderers di Premier League musim ini belum juga berakhir. Setelah menjalani 28 pertandingan, tim berjuluk The Wanderers itu tertahan di posisi juru kunci klasemen dengan koleksi sangat minim, yaitu hanya 10 poin.
Catatan ini menjadikan Wolves sebagai tim dengan perolehan poin terburuk di liga, tertinggal jauh dari zona aman yang dihuni West Ham United di peringkat ke-18 dengan 25 poin.
Keterpurukan Wolves semakin terlihat nyata setelah mereka kembali menelan kekalahan tipis 0-1 dari Crystal Palace di Selhurst Park, pada lanjutan pekan ke-27, Minggu (22/2).
Gol semata wayang Evann Guessand di menit ke-90 memupus harapan Wolves untuk membawa pulang poin, meski mereka sebenarnya tampil cukup dominan dengan melepaskan 11 tembakan.
Manajer Wolves, Rob Edwards, mengaku kesulitan menerima hasil tersebut. Ia menilai anak asuhnya layak mendapatkan hasil yang lebih baik.
"Dengan cara kami bermain, kami tidak puas dengan satu poin, kami hanya akan menginginkan tiga poin. Jadi, sangat mengecewakan untuk keluar dan membicarakan kekalahan," ujar Edwards dengan nada frustrasi seusai laga, seperti dilansir dari laman resmi klub.
Perjalanan Wolves di musim ini penuh dengan kesulitan. Sebelumnya, pada pekan ke-25, mereka dihancurkan Chelsea dengan skor telak 1-3 di kandang sendiri, Molineux Stadium.