Beranda Politik KRI Bima Suci Sandar di Jepang, Perkuat Diplomasi Maritim Dua Negara

KRI Bima Suci Sandar di Jepang, Perkuat Diplomasi Maritim Dua Negara

Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci berlabuh di Dejima Pier, Nagasaki, Jepang, dan menjadi momentum strategis untuk memperkuat diplomasi maritim kedua negara

0
KRI Bima Suci sandar di Jepang, perkuat diplomasi maritim

Pada kesempatan yang sama, Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto menyebut rentetan kunjungan internasional tersebut memiliki peran vital bagi masa depan prajurit matra laut.

"Kunjungan ke Nagasaki ini jadi bagian penting untuk mempererat persahabatan antarnegara sekaligus memberi pengalaman internasional yang berharga buat para taruna AAL sebagai calon pemimpin masa depan TNI AL," kata Sugeng.

Sementara itu, Rear Admiral Ogawa Kunio dari Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF) dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia dan Jepang memiliki kesamaan terkait geografi kedua negara sebagai negara kepulauan.

Dia menekankan kerja sama maritim menjadi keharusan bagi kedua negara, khususnya di tengah tantangan saat ini terkait geopolitik dunia dan kawasan.

Ogawa Kunio menilai kehadiran KRI Bima Suci menunjukkan kedekatan hubungan dan kerja sama kedua negara yang diharapkan dapat terus ditingkatkan di masa mendatang.

Sebelum merapat ke Jepang, kapal latih yang membawa 77 taruna angkatan ke-73 AAL dari korps teknik, elektro, dan suplai itu telah mengelilingi Shanghai, China, dan Busan, Korea Selatan, hingga menyelesaikan etape ketujuh di Pelabuhan Vladivostok, Rusia, pada pertengahan Juni lalu.

Setelah dari Jepang, KRI Bima Suci melanjutkan pelayaran menuju etape berikutnya di Manila, Filipina, yang dijadwalkan tiba dan bersandar pada 2 Juli 2026.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here