Beranda Umum Konflik Timteng Pastikan Tak Ganggu Ketertsediaan Pupuk

Konflik Timteng Pastikan Tak Ganggu Ketertsediaan Pupuk

pasokan dan bahan baku pupuk nasional tetap aman meskipun terjadi eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah

0
Pupuk

Selain itu, bahan baku sulfur (S) yang sebagian berasal dari negara Timur Tengah seperti Uni Emirat Arab, Qatar, dan Kuwait juga telah diantisipasi melalui alternatif pasokan dari negara lain seperti Kanada dan Kazakhstan. Sebagian kebutuhan asam sulfat juga dapat dipenuhi dari sumber domestik.

Perusahaan juga memperkuat manajemen stok bahan baku dengan menjaga ketersediaan fosfat, kalium, sulfur, serta asam sulfat pada tingkat yang memadai untuk mendukung proses produksi. Langkah ini sekaligus menjadi mitigasi terhadap potensi kenaikan biaya logistik akibat meningkatnya harga minyak dunia.

Lebih lanjut Yehezkiel mengatakan saat ini kapasitas produksi Pupuk Indonesia Grup mencapai 14,8 juta ton per tahun untuk berbagai jenis pupuk. Khusus pupuk urea, kapasitas produksi perusahaan bahkan mampu memenuhi seluruh kebutuhan domestik.

Produksi urea nasional juga dinilai relatif mandiri karena bahan baku utamanya berupa gas bumi dapat dipenuhi dari pasokan domestik yang harga dan distribusinya diatur oleh pemerintah.

Dengan kondisi tersebut, menurutnya eskalasi konflik di Selat Hormuz sebagai jalur distribusi penting urea global tidak berdampak langsung terhadap pasokan urea nasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here