Beranda Kabupaten Pohuwato Komitmen Perjuangakan Kebutuhan Sektor Pertanian, Bupati Saipul Koordinasi dengan Direktur Air Tanah dan Air Baku Kementerian PU

Komitmen Perjuangakan Kebutuhan Sektor Pertanian, Bupati Saipul Koordinasi dengan Direktur Air Tanah dan Air Baku Kementerian PU

0
Komitmen Perjuangakan Kebutuhan Sektor Pertanian, Bupati Saipul Koordinasi dengan Direktur Air Tanah dan Air Baku Kementerian PU

"Bagi kami, persoalan air irigasi bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi menyangkut keberlangsungan produksi pertanian dan kesejahteraan petani. Karena itu, kami datang langsung ke Kementerian PUPR untuk memperjuangkan solusi yang lebih permanen melalui pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT), sehingga petani tidak lagi sepenuhnya bergantung pada saluran irigasi permukaan,"ujar Bupati Saipul.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Pohuwato telah mengusulkan 16 titik Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) yang telah terinput dalam Aplikasi SIPURI dan siap ditindaklanjuti. Lokasi usulan tersebut berada di Daerah Irigasi (DI) Taluduyunu yang meliputi Kecamatan Buntulia, Kecamatan Duhiadaa, dan Kecamatan Patilanggio dengan sebaran yang disesuaikan berdasarkan luasan daerah irigasi.

Selain itu, Pemkab Pohuwato juga mengusulkan tambahan pembangunan JIAT di Daerah Irigasi Molosifat, Kecamatan Popayato Barat, serta Daerah Irigasi Bunuyo di Kecamatan Paguat untuk diakomodasi melalui APBN Perubahan maupun APBN Tahun Anggaran 2027.

"Perkiraan kebutuhan anggaran untuk satu titik bor JIAT sekitar Rp1,5 miliar, dengan kemampuan mengairi lahan sawah secara berkelanjutan seluas 3 hingga 5 hektare. Kami berharap usulan ini mendapat dukungan pemerintah pusat karena manfaatnya akan sangat dirasakan langsung oleh masyarakat petani,"tambah Saipul.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait
Berita Terkait