Larson Ong, salah satu pendiri Visual Studio Singapore, menjelaskan bahwa ia lebih menghargai karyawan yang mampu menyelesaikan pekerjaan dengan baik dibanding orang yang hanya terlihat terus bekerja. Menurutnya, ketika tugas utama selesai, kamu bisa menggunakan waktu yang tersisa untuk membantu rekan kerja, mempelajari proses bisnis lain, atau mencari peluang memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Cara seperti ini jauh lebih bermanfaat dibanding mempertahankan citra sibuk tanpa menghasilkan kontribusi baru.
5. Gunakan waktu luang untuk mengembangkan diri
Menyelesaikan pekerjaan lebih cepat sebenarnya bisa menjadi keuntungan. Waktu yang tersisa dapat dimanfaatkan untuk mengikuti pelatihan singkat, mempelajari keterampilan baru, mengevaluasi proses kerja, atau mencari cara agar pekerjaan berikutnya menjadi lebih efisien. Kebiasaan seperti ini akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar bagi perkembangan kariermu.
Padma Jairam juga menyarankan agar karyawan tetap menjaga kesejahteraan dirinya selama jam kerja. Kamu bisa memanfaatkan waktu luang untuk merapikan meja kerja, berjalan sebentar, mengambil camilan, atau beristirahat sejenak agar pikiran kembali segar. Jika kondisi kantor memang mengharuskanmu tetap berada di tempat kerja hingga jam pulang, usahakan waktu tersebut benar-benar menghasilkan sesuatu yang berguna bagi dirimu, bukan sekadar mempertahankan kesan sibuk.