CARAPANDANG - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) secara resmi mengumumkan pembukaan seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bidang kesehatan untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M.
Pendaftaran bagi tenaga kesehatan kloter dan tenaga kesehatan yang akan bertugas di Arab Saudi dimulai pada 20 Agustus 2026.
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj, Puji Raharjo, mengatakan seleksi ini bertujuan untuk mendapatkan petugas kesehatan yang profesional, berintegritas, kompeten, dan memiliki komitmen kuat dalam memberikan pelayanan kepada jemaah.
“Melalui seleksi ini, kami ingin mendapatkan petugas yang siap secara kompetensi, kesehatan, integritas, dan kemampuan bekerja di lapangan,” ujar Puji dalam keterangan resminya, Selasa (18/8/2026).
Seluruh proses seleksi ditegaskan tidak dipungut biaya dan bebas gratifikasi . Peserta wajib melakukan pendaftaran secara mandiri dan memastikan dokumen yang diunggah benar.
Selain persyaratan umum seperti sehat jasmani-rohani dan rekam jejak baik, pelamar diutamakan memiliki kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Arab dan/atau Inggris.
Formasi yang dibuka meliputi PPIH Kesehatan Kloter (dokter/dokter spesialis dan perawat) serta PPIH Kesehatan Arab Saudi dan tenaga kesehatan bandara yang lebih beragam, mencakup dokter, perawat, apoteker, tenaga laboratorium, radiografer, hingga tenaga pencegahan dan pengendalian infeksi.