Dari sisi kesehatan, lanjut Suci, pemerintah mencatat sebanyak 12.725 jemaah menjalani rawat jalan. Sebanyak 144 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia, sementara 232 lainnya dirawat di rumah sakit Arab Saudi.
"Hingga saat ini, 70 jemaah masih menjalani perawatan di rumah sakit setempat," ungkap Suci.
Suci menambahkan bahwa pemerintah akan terus memperkuat layanan di seluruh titik krusial menjelang fase puncak ibadah haji, terutama pada aspek kesehatan dan pendampingan jemaah.