Menteri Wihaji juga menekankan pentingnya standardisasi untuk menghindari terulangnya kasus kekerasan di daycare yang sempat viral, yang terjadi karena kurangnya izin operasional dan pengawasan.
Saat ini, tercatat sudah ada 3.366 daycare yang berada dalam pembinaan Kemendukbangga melalui program Tamasya di seluruh Indonesia.
Ke depannya, program ini akan diperluas ke kawasan industri lainnya, dengan Kemendukbangga yang tengah menjajaki kerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) untuk mendorong implementasinya di perusahaan-perusahaan.