Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Barcelona justru kembali bobol pada menit ke-70. Alexander Sorloth, yang masuk sebagai pemain pengganti, menyambut umpan silang Matteo Ruggeri dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Namun, kemenangan ini tidak lepas dari kontroversi. Pelatih Barcelona, Hansi Flick, meluapkan amarahnya setelah pertandingan terkait inkonsistensi keputusan VAR. Flick menyoroti insiden handball yang dilakukan bek Atletico, Marc Pubill, di dalam kotak penalti yang luput dari hukuman.
"Ada situasi di mana mereka menyentuh bola dengan tangan di kotak penalti dan saya tidak mengerti mengapa VAR tidak masuk. Mengapa kita memiliki VAR?" sindir Flick dengan nada kesal dikutip dari Marca.
Kekalahan ini memutus rekor apik Barcelona yang sebelumnya tidak pernah kalah dari Atletico di Camp Nou selama dua dekade terakhir.
Di sisi lain, ini menjadi kemenangan perdana Diego Simeone atas Barcelona di kandang mereka sepanjang kariernya melatih Atletico.
Meski menang meyakinkan, penyerang Atletico Antoine Griezmann meminta rekannya untuk tetap fokus.
"Kami senang dengan kemenangan ini, tapi perjalanan masih panjang. Kami masih jauh dari semifinal," ujar Griezmann dikutip dari Movistar.
Dengan hasil ini, Barcelona kini berada di tepi jurang. Mereka wajib menang dengan selisih minimal tiga gol di leg kedua yang akan digelar di kandang Atletico, Stadion Metropolitano, pada Rabu (16/4) mendatang jika ingin membalikkan keadaan dan melaju ke semifinal.