PIS menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari pemenuhan persyaratan operasional, asuransi, keamanan, serta diplomasi yang dilakukan, tanpa menyebut adanya pembayaran khusus untuk melintas.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina Muhammad Baron menegaskan bahwa keselamatan kru dan keamanan aset menjadi prioritas tertinggi.
Sementara itu, armada PIS lainnya di kawasan Teluk Arab, VLCC Pertamina Pride, masih dalam tahap persiapan untuk bergerak sambil mengevaluasi perkembangan keamanan dan risiko lainnya.