Beranda Internasional Iran Tolak Gencatan Senjata 48 Jam Usulan AS, Respons Lewat Serangan di Medan Perang

Iran Tolak Gencatan Senjata 48 Jam Usulan AS, Respons Lewat Serangan di Medan Perang

Proposal yang disampaikan melalui negara sahabat pada Kamis (2/4) itu tidak mendapat jawaban tertulis, melainkan direspons Teheran dengan melanjutkan serangan intensitas tinggi di medan perang.

0
Ilustrasi

Satu awak pesawat F-15E Strike Eagle yang jatuh berhasil diselamatkan, sementara satu awak lainnya masih dalam pencarian.

Di tengah kebuntuan, sejumlah negara kawasan seperti Turki, Mesir, dan Qatar dilaporkan tengah berupaya membangun jalur mediasi alternatif. Namun, laporan menyebut Qatar menolak tekanan untuk mengambil peran sebagai mediator utama.

Sementara itu, Iran dikabarkan mengajukan tuntutan yang lebih luas sebagai prasyarat negosiasi, meliputi penarikan penuh seluruh pasukan AS dari kawasan Timur Tengah serta kompensasi atas kerusakan infrastruktur sipil yang terdampak konflik.

Sumber senior Iran menyebutkan bahwa Teheran bersikeras pada gencatan senjata yang dijamin akan mengakhiri konflik secara permanen, bukan sekadar jeda sementara.

Kementerian Luar Negeri Iran telah membantah klaim Presiden AS Donald Trump yang menyebut bahwa pihak Teheran lebih dahulu meminta gencatan senjata, dan menyatakan pernyataan tersebut palsu dan tidak berdasar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here