Beranda Umum Indonesia Dalam Dilema Misi Perdamaian Dunia

Indonesia Dalam Dilema Misi Perdamaian Dunia

Tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) dilaporkan gugur dalam dua insiden terpisah di Lebanon Selatan

0
indonesia dalam dilema misi perdamain dunia

Betapa tidak. Ada keluarga yang menunggu di rumah, dengan harapan sederhana: sang kepala keluarga pulang dengan selamat. Ada anak yang mungkin belum sepenuhnya mengerti apa arti tugas ayahnya. Dan ada duka yang tidak pernah benar-benar selesai.

Maka, ketika ada peti mati yang pulang ke Tanah Air, narasi besar tentang perdamaian mendadak terasa sangat personal. Kita tidak lagi bicara tentang geopolitik atau resolusi perdamaian. Kita bicara tentang manusia, tentang kehilangan, tentang sunyi yang ditinggalkan.

Indonesia, telah sejak lama memegang prinsip politik luar negeri bebas aktif. Kita tidak berpihak, tapi tidak juga diam. Kita bergerak, tapi tidak agresif. Prinsip ini sering dianggap elegan dan bermartabat. Namun, dunia rupanya tidak selalu berjalan dalam logika yang sama.

Masalahnya, dunia kita, hari ini tidak selalu menghargai posisi seperti itu. Jujur saja, dunia makin bising, makin keras, dan sering kali tidak sabar dengan pendekatan yang terlalu halus. Konflik tidak lagi menunggu mediasi yang panjang. Ia bergerak cepat, kadang tanpa logika yang jelas. Dan di situlah posisi netral malah menjadi rawan.

Di situlah letak dilemanya. Indonesia ingin menjadi penenang, tapi dunia sendiri agaknya sedang tidak ingin ditenangkan. Kita menawarkan dialog, sementara yang lain memilih tekanan. Kita membawa pesan damai, sementara di lapangan, suara letupan senjata lebih dominan. Ini bukan sekadar perbedaan pendekatan, tapi benturan cara pandang.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here