Tanpa pengelolaan yang tepat, interval bebas gejala cenderung makin pendek dan serangan bisa terjadi lebih sering.
Jadi, nyeri sendi berulang yang muncul tiba-tiba dan hilang sendiri sebaiknya tidak dianggap sebagai keluhan biasa.
4. Sendi menjadi kaku dan sulit digerakkan
Seiring waktu, penumpukan kristal asam urat dapat menyebabkan peradangan kronis. Peradangan yang berlangsung lama berpotensi merusak tulang rawan, tulang, dan struktur sendi lainnya. Akibatnya, seseorang mulai mengalami keterbatasan gerak.
Sendi mungkin terasa kaku saat bangun tidur atau sulit ditekuk dan diluruskan seperti sebelumnya.
Pada kasus yang lebih lanjut, kerusakan sendi dapat menjadi permanen dan memengaruhi aktivitas sehari-hari, mulai dari berjalan hingga menggenggam benda.
5. Muncul benjolan keras di bawah kulit (tofi)
Ketika kadar asam urat tinggi berlangsung selama bertahun-tahun, kristal dapat membentuk gumpalan yang disebut tofi.
Tofi biasanya muncul sebagai benjolan keras di bawah kulit. Lokasi yang sering terkena antara lain jari tangan, jari kaki, siku, lutut, tumit, dan daun telinga.
Awalnya, benjolan ini tidak selalu terasa sakit. Namun, ukuran tofi dapat terus membesar dan menyebabkan gangguan fungsi maupun perubahan bentuk sendi.
Keberadaan tofi menunjukkan bahwa penumpukan kristal asam urat sudah berlangsung cukup lama dan memerlukan penanganan medis yang lebih agresif.