Beranda Umum Hari Pertama WFH Belum Mengurai Pergerakan Masyarakat

Hari Pertama WFH Belum Mengurai Pergerakan Masyarakat

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penerapan kebijakan bekerja dari rumah (WFH) pada hari pertama belum sepenuhnya mengurangi pergerakan masyarakat

0
WFH

CARAPANDANG - Hari pertama penerapan kebijakan Work From Home (WFH) pemerintah belum sepenuhnya mengurangi mobilitas pekerja menuju Jakarta pada pagi hari. Sejumlah penumpang masih memadati stasiun dan transportasi umum untuk berangkat kerja seperti biasa tanpa perubahan signifikan.

Di Stasiun LRT Jatimulya pada pagi hari menunjukkan aktivitas penumpang tetap ramai. Sejumlah pekerja terlihat memadati peron untuk menaiki layanan LRT Jabodebek dengan tujuan Duku Atas, Jakarta.

Salah satu penumpang, Dimas Saputra mengaku dirinya tetap berangkat bekerja seperti biasa. Pasalnya, kata Dimas, kebijakan bekerja dari rumah tidak berlaku di tempatnya bekerja

"Kalau saya kan kerja di swasta, jadi kebijakan WFH itu sepertinya lebih berlaku untuk pegawai negeri. Di kantor saya masih bekerja seperti biasa setiap hari, kecuali Sabtu dan Minggu,” ujar Dimas saat diwawancarai di Stasiun LRT Jatimulya, Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 10 April 2026.

Hal serupa juga disampaikan penumpang lainnya, Mutia Ardiyanti. Ia menilai kebijakan tersebut belum berdampak signifikan terhadap jumlah penumpang di stasiun.

“Kalau dilihat sih tetap ramai ya. Penumpang yang berangkat kerja masih banyak seperti hari biasa,” kata Mutia.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penerapan kebijakan bekerja dari rumah (WFH) pada hari pertama belum sepenuhnya mengurangi pergerakan masyarakat. Khususnya, dari perusahaan swasta yang masih menjalankan aktivitas kerja secara langsung di kantor. dilansir rri.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here