Sementara itu, Wali Nagari Bungo Tanjung, Yudisthira Anuggraha menyampaikan terima kasih atas kehadiran Gubernur Sumbar dalam peresmian rumah tahfiz yang telah diperjuangkannya selama empat tahun terakhir.
“Rumah Tahfiz ini lahir dari perjuangan panjang dan merupakan hasil sinergi ranah dan rantau yang digagas Bapak Haji Edi bersama para perantau,” katanya.
Menurut Yudisthira, berdirinya Rumah Tahfiz Baitul Huffazh menjadi simbol kuatnya kepedulian perantau terhadap kampung halaman. Ia berharap keberadaannya dapat menjadi pusat pembinaan generasi muda sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dan adat di tengah masyarakat.
Peresmian tersebut turut dihadiri Camat Batipuh, unsur Forkopimca, Babinsa, Bhabinkamtibmas, niniak mamak, alim ulama, bundo kanduang, tokoh masyarakat, pemuda, serta para perantau asal Padang Kunyik dari berbagai daerah di Indonesia.
Kehadiran Rumah Tahfiz Baitul Huffazh menjadi wujud nyata kolaborasi ranah dan rantau dalam membangun kampung halaman sekaligus memperkuat pendidikan Al-Qur’an bagi generasi muda Minangkabau. (adpsb/cen/bud)