Secara jam tayang, Piala Dunia merupakan hiburan berbentuk olahraga yang penyelenggaraannya berbeda zona waktu dengan Indonesia. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat yang ingin menikmati gelaran pertandingan. Lantas, bagaimana cara menyikapi hal tersebut dengan bijaksana? Buldan membagikan tips agar Piala Dunia 2026 tetap dapat dinikmati masyarakat tanpa mengganggu kesehatan mental.
"Paling penting untuk diperhatikan adalah jam tidur yang cukup, karena istirahat yang minim tak hanya berpengaruh bagi kesehatan fisik, namun juga kesehatan mental, " ujarnya.
Oleh sebab itu, Buldan berpesan agar masyarakat dapat selektif dan bijaksana dalam memilih waktu menonton guna menjaga keseimbangan waktu tidur.
"Ketika Piala Dunia berlangsung, aktivitas masyarakat juga berlangsung seperti biasa setiap harinya, yaitu bekerja, sekolah, dan lain-lain. Memilih jam tayang idealnya dilakukan secara selektif pada pertandingan yang dirasa menarik saja sehingga tidak harus terjaga hingga larut malam setiap hari yang justru akan mengganggu produktivitas," ungkap Buldan.
Meski demikian, menurutnya, ada banyak faktor lain yang dapat dimanfaatkan dari gelaran Piala Dunia untuk digiring menuju hal positif.
"Acara nonton bareng bermanfaat untuk mempererat hubungan keluarga, pertemanan, bahkan membuat komunikasi di kantor lebih cair karena terjadi interaksi sosial dan ikatan emosional dalam situasi yang menyenangkan," ujar Buldan mencontohkan.
HOOLIGANISME