Beranda Umum Dari Maluku ke Hainan, Daun Pandan Menemukan Kehidupan Baru

Dari Maluku ke Hainan, Daun Pandan Menemukan Kehidupan Baru

0
Dari Maluku ke Hainan, Daun Pandan Menemukan Kehidupan Baru

Ji Xunzhi (kiri), peneliti dari Institut Penelitian Rempah dan Minuman di Akademi Ilmu Pertanian Tropis China (Chinese Academy of Tropical Agricultural Sciences/CATAS), memeriksa pertumbuhan tanaman pandan di pusat pembibitan. (Xinhua/Guo Liangchuan)

   Dukungan kebijakan juga menjadi faktor penting. Sebelumnya, pandan tidak tercantum dalam katalog nasional bahan pangan yang disetujui di China, dan produk olahan pandan sempat ditarik dari pasaran setelah adanya laporan terkait belum tersedianya standar yang berlaku.

   Pada 2023, standar keamanan pangan daerah Hainan untuk pandan tersebut mulai resmi berlaku, menjadikan Hainan sebagai satu-satunya provinsi di China yang saat ini memperbolehkan produksi dan pengolahan pangan berbahan dasar pandan secara legal.

   Cai Duhao, kepala Biro Pertanian dan Urusan Pedesaan Kota Wanning, mengatakan bahwa pemerintah setempat telah menyusun rencana khusus pengembangan industri yang berfokus pada "selembar daun pandan", serta memberikan berbagai insentif, termasuk subsidi untuk metode tumpang sari di bawah tegakan hutan, dengan tujuan menjadikan Wanning sebagai "Kampung Pandan China". Selain itu, Wanning juga berencana membangun jalur penting untuk memperluas industri pandan ke berbagai wilayah China sekaligus menghubungkannya dengan pasar luar negeri.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here