Beranda Umum Danantara Umumkan Penggabungan 4 BUMN

Danantara Umumkan Penggabungan 4 BUMN

Keempat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut adalah PNM Investment Management, BN, BNI Asset BNI Asset Management, Mandiri Manajemen Investasi (surviving entity), dan ⁠BRI Manajemen Investasi

0
Danantara

CARAPANDANG - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara umumkan penggabungan (merger) empat perusahaan asset management. Keempat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut adalah PNM Investment Management, BN, BNI Asset BNI Asset Management, Mandiri Manajemen Investasi (surviving entity), dan ⁠BRI Manajemen Investasi.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat yang dihadiri oleh CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria, serta CIO Danantara Pandu Sjahrir pada Selasa (7/7).

Dony Oskaria menjelaskan merger merupakan bagian dari upaya membangun platform pengelolaan aset yang lebih terintegrasi, efisien, dan profesional guna mengoptimalkan nilai aset negara, dalam keterangan tertulis dilansir dari Detik Finance, Rabu (8/7).

Dengan begitu, ke depan Danantara akan memiliki perusahaan asset management terbesar di Indonesia yang mampu mengintegrasikan portofolio aset, memperkuat kapabilitas dan tata kelola, meningkatkan efisiensi pengelolaan, serta memperbesar daya tarik investasi.

Konsolidasi ini juga diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan aset negara sehingga memberikan nilai tambah dan kontribusi ekonomi yang lebih besar bagi pembangunan nasional.

"Streamlining itu bukan tujuan akhir, yang paling penting adalah bagaimana aset-aset BUMN yang sudah ditata bisa dikelola lebih optimal, lebih produktif, dan benar-benar menciptakan nilai tambah buat negara," ujar Dony.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here