"Kami selaku Bupati akan tetap mendorong dan mendukung, karena kebijakan bapak presiden ini menjadi salah satu implementasi pasal 33 UUD 1945. Dimana Beliau mendorong ekonomi kerakyatan tercipta di Indonesia,"jelasnya.
Sementara Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menekankan bahwa peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Merah Putih ini adalah peristiwa penting dan sebagai tonggak bersejarah bagi Bangsa Indonesia. Karena dalam kurun waktu hanya 7 bulan, Indonesia mampu meresmikan seribu lebih Koperasi Merah Putih yang meliputi fisik gedung, gudang, sistem, barang, petugas hingga unsur logistiknya.
"Saya kira ini prestasi bagi Bangsa Indonesia dan merupakan kebanggaan. Agustus mendatang kita targetkan 30 ribu KDKMP,"ucap Presiden.
Presiden Prabowo berharap dengan beroperasinya KDKMP, perputaran ekonomi di masyarakat akan semakin meningkat. Terlebih lagi adanya program MBG yang secara nyata sudah terbukti menumbuhkan ekonomi masyarakat dengan beredarnya uang di desa setiap bulan mencapai Rp. 900 juta dan Rp. 10,8 M tiap tahunnya.
"Kita harapkan pertumbuhan di setiap desa/kelurahan akan nyata. Kita tidak lagi akan tergantung dari manapun, karena kita punya kekuatan sendiri,"sambungnya.
Sebelumnya, Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melaporkan setelah meresmikan kelembagaan 80.000 KDKMP di Klaten, Jawa Tengah, kali ini Presiden RI kembali meresmikan operasionalisasi 1.061 KDKMP.