Seperti yang telah disinggung, fungsi bunga telang yang paling menonjol berasal dari tingginya kadar antosianin (ternatin). Senyawa antioksidan ini bekerja aktif dalam mencari dan menetralkan radikal bebas di dalam tubuh sebelum mereka sempat merusak sel-sel yang sehat. Radikal bebas berlebih sering kali menjadi pemicu utama stres oksidatif yang berujung pada inflamasi kronis, penuaan dini, hingga memicu pertumbuhan sel kanker. Mengonsumsi teh bunga telang secara rutin dapat membantu memperkuat benteng pertahanan seluler tubuh.
2. Menjaga Kesehatan dan Fungsi Otak
Dalam pengobatan Ayurveda kuno, bunga telang diklasifikasikan sebagai Medhya Rasayana, yaitu ramuan yang diyakini dapat meremajakan otak. Secara farmakologis, bunga telang terbukti dapat meningkatkan kadar asetilkolin, sebuah neurotransmitter atau senyawa kimia di otak yang sangat penting untuk komunikasi antar sel saraf. Peningkatan asetilkolin sangat berhubungan erat dengan perbaikan daya ingat (memori), peningkatan fokus, serta penurunan risiko gangguan neurodegeneratif pada lansia seperti penyakit Alzheimer dan demensia.