Kehidupan Pribadi B.J Habibie
BJ Habibie menikah dengan teman SMAnya, Hasri Ainun Besari, yang akrab disapa Ibu Ainun, pada 12 Mei 1962. Sebulan setelah menikah, mereka pergi ke Jerman karena Habibie melanjutkan pendidikan doktoralnya disana. Pada tiga tahun pertama pernikahan, Habibie fokus bekerja, membangun karir, sekaligus menyelesaikan studinya. Sementara itu, Ainun mengurus rumah tangga.
Tiga tahun awal pernikahan mereka cukup penuh tantangan. Ainun sempat merasa kesepian karena tak punya teman bicara. Di sisi lain, Habibie sering bekerja hingga larut malam agar bisa mendapatkan promosi di pekerjaannya. Meski begitu, Ainun selalu mendukung Habibie agar tetap fokus menyelesaikan tugas dan studinya.
BJ Habibie dan Ainun dikaruniai dua orang putra, yaitu Ilham Akbar Habibie dan Thareq Kemal Habibie. Sayangnya, istri BJ Habibie menghembuskan napas terakhirnya pada tahun 2010. Keduanya putranya bekerja di bidang teknologi dan bisnis, serta aktif mengelola The Habibie Center untuk melanjutkan pemikiran kedua orang tuanya.
Kisah cinta Habibie dan Ainun sangat terkenal karena kisahnya dituangkan dalam buku berjudul “Habibie & Ainun” yang ditulis sendiri oleh Habibie. Buku tersebut kemudian diadaptasi menjadi film dengan judul yang sama pada tahun 2012.