Beranda Umum BGN Jelaskan Simpang Siur Harga MBG, Sebut Banyak Yang Tidak Paham

BGN Jelaskan Simpang Siur Harga MBG, Sebut Banyak Yang Tidak Paham

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik S. Deyang, menegaskan bahwa alokasi dana untuk bahan baku makanan berbeda dengan total anggaran per porsi yang selama ini dipahami publik.

0
Ilustrasi

CARAPANDANG - Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait ramainya perbincangan di media sosial mengenai menu Ramadan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan anggaran.

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik S. Deyang, menegaskan bahwa alokasi dana untuk bahan baku makanan berbeda dengan total anggaran per porsi yang selama ini dipahami publik.

Nanik menjelaskan bahwa seringkali publik salah memahami besaran anggaran Rp15.000 per porsi. Ia mengklarifikasi bahwa angka tersebut merupakan akumulasi biaya, sementara anggaran khusus untuk bahan makanan ditetapkan sebesar Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi, tergantung pada kategori penerima manfaat.

"Jadi, kami ingatkan kembali anggaran bahan makanan untuk balita/PAUD/TK serta SD kelas 1–3 itu sebesar Rp8.000 per porsi. Sementara untuk SD kelas 4 ke atas hingga ibu menyusui, anggaran bahan makanan sebesar Rp10.000 per porsi," ujar Nanik S. Deyang seperti dikutip Antaranews, Selasa (24/2/2026).

Lebih lanjut, Nanik merinci alokasi dari total anggaran per porsi yang mencapai Rp13.000 untuk balita hingga kelas 3 SD dan Rp15.000 untuk penerima lainnya. Dari total tersebut, selain untuk bahan baku, dialokasikan dana sebesar Rp3.000 per porsi untuk biaya operasional.

Dana ini mencakup pembayaran listrik, internet, gas, air, insentif relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), insentif guru, serta biaya bahan bakar minyak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here