Gus Ipul juga tegas mengatakan bahwa proses pengadaan juga diawasi secara berlapis. Tidak hanya melibatkan Inspektorat Jenderal Kemensos, pengadaan ini juga didampingi oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, kepolisian, kejaksaan, hingga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.
Dan nilai akhir dari pengadaan sepatu bahkan berada di bawah pagu anggaran yang telah disiapkan pemerintah. Ia menyebut harga pemenang tender berada di kisaran Rp576 ribu sebelum pajak, dan sekitar Rp640 ribu setelah pajak.
“Kalau ada pelanggaran, kami justru pihak pertama yang akan melaporkan,” tegasnya.
Dia mengatakan bahwa pihaknya terbuka terhadap audit maupun pemeriksaan dari lembaga eksternal, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi.
“Silakan diaudit. Kami setiap tahun diperiksa BPK, BPKP, dan tentu diawasi masyarakat,” katanya.