Beranda Berita Anggota DPR: Pelatihan Berbasis Militer Calon Manajer Kopdes Sebaiknya Dihentikan

Anggota DPR: Pelatihan Berbasis Militer Calon Manajer Kopdes Sebaiknya Dihentikan

Pola Latsarmil tidak sesuai bagi warga sipil, sehingga dia mendesak agar pemerintah mengusut tuntas penyelenggaraan kegiatan tersebut dan menghentikannya.

0
ilustrasi/istimewa

CARAPANDANG – Meninggalnya lima calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Koperasi Kampung Nelayan yang tergabung dalam Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) 2026 saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) menuai respon dari Anggota Komisi XIII DPR RI, Saadiah Uluputty.

Menurutnya pola Latsarmil tidak sesuai bagi warga sipil, sehingga dia mendesak agar pemerintah mengusut tuntas penyelenggaraan kegiatan tersebut dan menghentikannya. Kejadian ini harus menjadi momentum evaluasi total terhadap konsep pelatihan calon pengelola koperasi.

“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga para korban. Peristiwa ini harus diinvestigasi secara menyeluruh dan menjadi bahan evaluasi total agar tidak kembali memakan korban,” ujarnya dalam keterangan persnya, Minggu, 28 Juni 2026.

Selanjutnya dia menilai penyelenggara harus menjelaskan bagaimana proses seleksi kesehatan peserta dilakukan sebelum mengikuti latihan fisik yang berat.

Menurutnya, informasi mengenai adanya peserta perempuan, termasuk yang disebut memiliki kondisi fisik rentan, memperlihatkan pentingnya pemeriksaan kesehatan dan penilaian risiko sebelum kegiatan dilaksanakan.

“Jika benar terdapat kelalaian dalam memperhitungkan kondisi fisik peserta, maka hal itu harus diusut secara transparan dan seluruh pihak yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here