Mineral ini juga dibutuhkan untuk membuat dinding pembuluh darah menjadi lebih rileks, sehingga mampu menurunkan tekanan darah.
6. Meminimalkan risiko terkena penyakit kronis
Kandungan isoflavon yang ada di dalam tempe memiliki sifat antioksidan, sehingga dapat mengurangi bahaya oksidasi berkat kemampuannya dalam menetralkan senyawa radikal bebas, seperti polusi udara atau sinar.
Hal ini tentu baik untuk kesehatan karena radikal bebas sangat membawa dampak buruk bagi kesehatan tubuh, bahkan bisa memicu beragam penyakit kronis, seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker.
Perhatikan Cara Pengolahan Tempe
Tempe umumnya diolah dengan cara digoreng. Sebelum digoreng, biasanya tempe akan direndam terlebih dahulu ke dalam air garam dan irisan bawang putih agar rasanya lebih gurih.
Anda yang suka mengolah tempe dengan cara ini dianjurkan untuk menggunakan garam secukupnya. Saat menggoreng, Anda juga disarankan untuk memakai minyak kelapa atau minyak zaitun karena kedua jenis minyak ini lebih sehat.
Sebisa mungkin, hindari menggoreng tempe yang sudah dibaluri tepung. Penambahan tepung memang bisa membuat rasa tempe menjadi lebih gurih dan renyah, tetapi kandungan lemak dan kalorinya bisa meningkat sehingga kurang baik untuk kesehatan.