Beranda Inspirasi 6 Fakta: Walrus, Mamalia Laut Paling Nyentrik di Arktik

6 Fakta: Walrus, Mamalia Laut Paling Nyentrik di Arktik

Arktik adalah panggung utama bagi walrus, spesies terakhir dari Odobenus rosmarus. Cukup mudah mengenali walrus di tengah perairan yang dingin, tubuhnya tampak gempal dengan sepasang gading yang menjuntai dengan warna putih mencolok

0
6 Fakta Walrus, Mamalia Laut Paling Nyentrik di Arktik

Terdapat dua subspesies walrus, yaitu walrus Atlantik dan walrus Pasifik. Walrus Atlantik secara historis tersebar dari Arktik Kanada tengah ke timur hingga Laut Kara, ke utara hingga Franz Josef Land dan ke selatan hingga Nova Scotia, Kanada. Enam populasi yang masih ada diakui berdasarkan pertukaran genetik dan faktor lain seperti pemisahan geografis. Beberapa di antaranya dimiliki bersama oleh Kanada dan Greenland, dan Norwegia serta Rusia berbagi populasi Svalbard-Frans Josef Land.

Sementara itu, terdapat dua populasi walrus Pasifik yang diakui, satu di laut Laptev Rusia dan yang lainnya, yang terbagi antara Rusia dan Alaska, di Laut Bering dan Chukchi. Populasi laut Laptev pernah dianggap sebagai subspesies terpisah, tetapi studi terbary mendukung pengakuannya sebagai populasi walrus Pasifik paling barat.

5. Menyukai kehidupan sosial

Walrus menghabiskan sebagian besar waktunya dalam kawanan besar. Bisa dibilang walrus sangat menyukai kehidupan bersosialisasi. Kelompok ini dapat berjumlah dari puluhan hingga ribuan individu. Walrus jantan sering membentuk kelompok terpisah selama musim non-kawin, sementara walrus betina dan anak-anaknya tetap bersama untuk perlindungan dan ikatan sosial.

Bagi walrus, komunikasi vokal sangat penting. Walrus jantan menghasilkan suara keras seperti lonceng di bawah air selama musim kawin untuk menarik betina dan menetapkan dominasi. Suara kawanan walrus dapat terdengar dari jarak lebih dari satu mil.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here